<p><strong>DALUNG (13/02/2026) </strong>- Kegiatan Penebaran Benih Ikan Air Deras Sebanyak 100.000 Ekor oleh Kementerian Agama Kabupaten Badung di Desa Dalung pada Jumat (6/2) bertempat di Taman Desa Dalung. Turut hadir dalam kegiatan ini Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung., Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, S.Sos., Sekretaris Desa I Made Trimayasa, S.E., Ketua BPD Dalung Drs. I Nyoman Waga, M.Si., beserta anggota, Ketua LPM Desa Dalung Drs. Bagus Sapta Tenaya, M.M.Ak., Pengawas BUMDes Tri Manunggal Jaya Dalung Ni Luh Ernawati, S.H., Bendesa Adat Dalung Ir. I Nyoman Widana, Bendesa Adat Padang Luwih I Ketut Adi Ardana, S.E., lan Bendesa Adat Tuka I Gede Sukarya, S.H., kesarengin prajuru Desa Adat se-Dalung, Ka.Si Ka.Ur beserta staf di lingkungan Pemerintah Desa Dalung., Kelian Banjar Dinas se-Desa Dalung.</p> <p> </p> <p>Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah implementasi ekoteologi melalui program Green Dharma, sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga berisikan pelepasan Burung Perkutut yang dimana sejalan dengan visi menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual, khususnya dalam upaya merawat ciptaan Tuhan melalui pelestarian alam dan hewan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan perairan yang lestari, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Badung pada khususnya di Desa Dalung.</p> <p> </p> <p>Perbekel Dalung menyampaikan bahwa pelepasan burung pada kegiatan penebaran benih ikan ini merupakan simbol kepedulian bersama terkait dengan kelestarian lingkungan. <em><strong>“Pelepasan burung yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Program Green Dharma oleh Kementerian Agama Kabupaten Badung memiliki makna simbolis sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian alam serta makhluk hidup,”</strong></em> ungkapnya. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan rangkaian peringatan Hari Raya Tumpek Uye, yang mengajarkan pentingnya keharmonisan antara manusia dan alam. Melalui pelepasan burung, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap keberlangsungan ekosistem serta menumbuhkan rasa cinta dan perlindungan terhadap satwa.</p> <p> </p> <p>Sementara itu, Sekretaris Desa Dalung turut menegaskan bahwa pelepasan burung adalah salah satu upaya positif untuk melestarikan ekosistem dan menyelaraskan lingkungan. <em><strong>“Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Badung tidak hanya mencakup penebaran benih ikan air deras, tetapi juga dilanjutkan dengan pelepasan burung sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan,”</strong></em> ucapnya. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Dalung akan pentingnya menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-005).</strong></p>
Harmoni Alam di Dalung, Kemenag Badung Laksanakan Pelepasan Burung dalam Program Green Dharma
13 Feb 2026